DPR Minta Bahlil dan Pertamina Jelaskan Kenaikan Harga Pertamax
Anggota Komisi XII DPR RI mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Pertamina untuk transparan dalam menjelaskan penyebab kenaikan harga BBM non-subsidi, khususnya Pertamax. Kenaikan harga yang terjadi belakangan ini menuai sorotan publik karena dianggap memberatkan masyarakat.
Politikus yang merupakan anggota Komisi XII itu mengatakan, pemerintah dan Pertamina harus menjelaskan secara terbuka kepada publik alasan di balik kenaikan harga Pertamax. Transparansi ini penting agar masyarakat tidak terus menerka-nerka faktor yang menyebabkan harga BBM naik.
Sebelumnya, Pertamina mengumumkan penyesuaian harga Pertamax yang berlaku mulai pekan ini. Kenaikan harga ini menjadi yang pertama kalinya terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Pertamina beralasan kenaikan harga didorong oleh meningkatnya harga minyak mentah global.
Namun, sejumlah pihak mempertanyakan alasan tersebut mengingat harga minyak mentah dunia sempat mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. DPR menilai ada faktor lain yang perlu dijelaskan, termasuk soal efisiensi operasional Pertamina.
Mereka juga meminta Bahlil untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pricing BBM non-subsidi. Evaluasi ini diharapkan bisa menemukan solusi agar harga BBM tetap terjangkau bagi masyarakat, tanpa membebani keuangan negara melalui subsidi.