Penelitian Ilmuwan Inggris: Smartphone Bisa Merusak Otak Anak
Sepasang ilmuwan dari Universitas Cambridge Inggris mengungkapkan temuan terbaru yang mengkhawatirkan tentang dampak penggunaan smartphone terhadap perkembangan otak anak-anak. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah terkemuka menunjukkan bahwa penggunaan smartphone yang berlebihan dapat mengganggu perkembangan kognitif anak.
Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. Sarah Mitchell melakukan studi selama tiga tahun terhadap 2.500 anak usia sekolah di Inggris. Hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak yang menghabiskan lebih dari empat jam sehari di depan layar smartphone mengalami penurunan kemampuan konsentrasi dan memori jangka pendek.
Temuan ini memperkuat kekhawatiran yang sudah lama disuarakan oleh para ahli perkembangan anak. Dr. Mitchell menekankan bahwa bukan berarti smartphone harus dilarang sepenuhnya, namun orang tua perlu mengatur waktu penggunaan secara bijak. Disarankan agar anak-anak berusia di bawah 12 tahun tidak menghabiskan waktu lebih dari dua jam sehari di depan layar.
Kementerian Kesehatan RI sendiri telah mengeluarkan panduan penggunaan gawai yang aman bagi anak-anak. Panduan ini menekankan pentingnya pengawasan orang tua dan pembatasan waktu layar untuk menjaga kesehatan mental dan fisik anak.