Kesehatan

Dua Sisi Probiotik: Gula untuk Bakteri atau untuk Rasa?

Guru Besar UI ungkap fakta kandungan gula dalam produk probiotik. Sebagian besar ditambahkan untuk rasa, bukan untuk bakteri.

A
Admin
· 1 min read
Ilustrasi produk probiotik yang mengandung gula tinggi
Ilustrasi produk probiotik yang mengandung gula tinggi

Fakta Kandungan Gula dalam Produk Probiotik

Proses fermentasi dalam berbagai produk probiotik memang membutuhkan gula. Namun apakah benar semua gula yang ada dalam produk probiotik benar-benar dibutuhkan oleh bakteri, atau ada yang memang ditambahkan untuk kebutuhan memperbaiki cita rasa?

Guru Besar Mikrobiologi Universitas Indonesia, Prof Dra Wellyzar Sjamsuridzal, M.Sc, PhD, menjelaskan konsentrasi gula sekitar 4-6% dalam berbagai penelitian merupakan rentang optimal untuk menjaga viabilitas bakteri sekaligus menghasilkan metabolit yang diinginkan.

Namun kenyataannya, banyak produk probotik di pasaran yang mengandung gula jauh lebih tinggi dari rentang optimal tersebut. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan ahli gizi mengingat konsumsi gula berlebihan berhubungan erat dengan berbagai masalah kesehatan.

Prof Wellyzar menekankan bahwa tidak semua gula dalam produk probiotik berfungsi sebagai makanan bakteri. Sebagian besar ditambahkan semata-mata untuk memperbaiki cita rasa agar lebih enak dan disukai konsumen. Ini menjadi dilema bagi produsen yang harus menyeimbangkan antara khasiat kesehatan dan daya tarik produk.

Para ahli menyarankan konsumen untuk lebih teliti membaca label kandungan gula pada produk probiotik. Pilihlah produk yang mengandung gula dalam batas wajar sehingga manfaat probiotik tidak tertutupi oleh dampak negatif konsumsi gula berlebihan.