IHSG Balik ke Level 6.000, Melonjak 2,79 Persen Ikuti Reli Bursa Asia
Penguatan IHSG hari ini didorong sentimen positif global seiring reli bursa saham Asia dan meredanya kekhawatiran pasar terhadap inflasi akibat penurunan harga minyak dunia.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) sekitar pukul 10.54 WIB, IHSG menguat ke level 6.050,21 atau naik 164,18 poin (2,79 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di 5.886,03.
Baca juga: BRI Sambut Dukungan untuk Stabilitas Pasar Modal di Tengah Tekanan IHSG
Sepanjang perdagangan, IHSG hari ini bergerak di rentang 5.952,85 hingga 6.057,50. Penguatan IHSG juga ditopang aktivitas transaksi yang cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 16,44 miliar saham senilai Rp 9,77 triliun dari 1,08 juta kali transaksi.
Mayoritas saham bergerak di zona hijau. Sebanyak 615 saham menguat, 111 saham melemah, dan 233 saham stagnan.
Kenaikan IHSG sejalan dengan penguatan sejumlah indeks utama di BEI. Indeks LQ45 naik 3,09 persen ke level 604,96, indeks Kompas100 menguat 3,51 persen ke level 802,30, sementara Jakarta Islamic Index (JII) melesat 4,64 persen ke posisi 363,33.
Sementara itu, indeks IDX30 bertambah 2,85 persen menjadi 343,93 dan indeks JII70 naik 4,11 persen ke level 141,58.
Antara Foto/Hafidz Mubarak A Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG hari ini.
Baca juga: Jangan Terlewat, Hari Ini Batas Akhir Beli Saham UNVR untuk Kantongi Dividen
Seluruh sektor di BEI bergerak di zona positif pada perdagangan pagi ini.
Sektor bahan baku menjadi penopang utama kenaikan indeks setelah melesat 5,91 persen. Disusul sektor energi yang naik 4,88 persen dan sektor industri yang menguat 4,22 persen.
Sektor transportasi dan logistik juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 3,52 persen, sementara sektor konsumen primer bertambah 2,02 persen dan sektor barang konsumsi nonprimer naik 2,52 persen.