Praz Teguh Penuhi Panggilan Penyidik
Praz Teguh memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis 11 Juni 2026 terkait kasus yang melibatkan biro perjalanan umrah Hanania Group. Praz datang sejak pukul 11.00 WIB dan keluar sekitar pukul 15.00 WIB setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Kedatangannya ini menjadi sorotan publik karena namanya disebut dalam kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah tersebut.
Usai pemeriksaan, Praz menyampaikan belasungkawa kepada para korban yang terdampak kasus Hanania Group. Ia berharap para korban segera mendapatkan haknya kembali dan bisa segera berangkat ke tanah suci. Praz menjelaskan bahwa kehadirannya di hadapan penyidik bertujuan untuk menyerahkan data-data terkait keberangkatannya menggunakan jasa Hanania.
Total Biaya Rp819 Juta
Dalam kesempatan yang sama, Praz membeberkan total biaya yang dikeluarkan untuk perjalanan umrah rombongannya. Ia mengaku membayar Rp819 juta untuk memberangkatkan 24 orang pada tahun 2024. Karena memberangkatkan dalam jumlah besar, Praz mendapatkan diskon untuk empat orang. Diskon ini diberikan dalam bentuk kerja sama promosi barter konten dengan pihak Hanania.
Praz menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan, termasuk upgrade kamar hotel dan upgrade pesawat kelas bisnis, dibayar menggunakan dana pribadi. Tidak ada yang di-endorse atau dibiayai oleh pihak manapun selain dirinya sendiri. Ia mengenal Hanania melalui media sosial dan relasi pribadi, serta ada juga informasi dari orang tua murid di sekolah anaknya.
Uang Saku Dikembalikan
Praz juga menegaskan bahwa dirinya tidak menerima aliran dana dari pihak penyelenggara umrah tersebut. Satu-satunya fasilitas yang diterima adalah uang saku selama perjalanan umrah, yang menurutnya telah diserahkan kembali kepada penyidik pada hari pemeriksaan. Meski enggan menyebutkan jumlah pastinya, Praz mempersilakan publik untuk menanyakan langsung kepada penyidik.
Saya di sini sebagai saksi, yang di mana saya memberikan data-data keberangkatan saya, ujar Praz. Ia berharap kasus ini segera selesai dan para korban mendapatkan keadilan. Praz juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umrah dan selalu memeriksa legalitasnya sebelum melakukan pembayaran.
Viral dan Dampaknya
Kasus Hanania Group menjadi perbincangan hangat di media sosial karena melibatkan banyak korban dan nama-nama publik figur. Biro perjalanan umrah tersebut diduga melakukan penipuan dengan modus pemberian diskon besar bagi rombongan. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap tawaran perjalanan ibadah dengan harga di bawah kewajaran. Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyidikan kasus ini untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat.