Rosan Minta Tambahan Anggaran Rp 578 Miliar untuk Kejar Target Investasi
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 578,93 miliar kepada DPR RI untuk tahun anggaran 2027. Tambahan anggaran ini ditujukan untuk mendukung percepatan realisasi investasi yang ditargetkan mencapai Rp 2.322 triliun.
Dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR, Rosan menjelaskan bahwa anggaran tambahan diperlukan untuk memperkuat infrastruktur promosi investasi dan kemudahan berusaha di Indonesia. Program hilirisasi industri menjadi salah satu prioritas utama yang membutuhkan dukungan pendanaan yang memadai.
Menurut Rosan, realisasi investasi pada kuartal pertama tahun ini menunjukkan tren positif, namun masih perlu dorongan ekstra untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Dengan tambahan anggaran tersebut, pihaknya yakin bisa mempercepat proses perizinan dan menarik lebih banyak investor asing.
Anggota Komisi XII DPR menanggapi usulan ini dengan seksama. Beberapa anggota mendukung karena melihat potensi besar hilirisasi industri, namun ada juga yang meminta penjelasan lebih detail mengenai efektivitas penggunaan anggaran tambahan tersebut.