Rekor Legenda yang Bertahan Lebih dari Setengah Abad
Rekor pencetak gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia masih dipegang oleh legenda sepak bola Prancis, Just Fontaine. Mantan penyerang timnas Prancis itu mencetak 13 gol dalam satu turnamen Piala Dunia 1958 di Swedia. Catatan ini telah bertahan selama 68 tahun dan belum ada pemain yang mampu mendekatinya, apalagi melampauinya.
Fontaine mencapai prestasi luar biasa tersebut hanya dalam enam pertandingan. Ia mencetak hat-trick melawan Paraguay, dua gol melawan Yugoslavia, dua gol melawan Skotlandia, satu gol melawan Irlandia Utara, dua gol melawan Brasil, dan empat gol dalam perebutan tempat ketiga melawan Jerman Barat. Rata-rata lebih dari dua gol per pertandingan adalah angka yang sulit dibayangkan di era sepak bola modern.
Mengapa Rekor Ini Begitu Sulit Dipecahkan?
Sepak bola modern telah berubah drastis sejak 1958. Pertahanan kini jauh lebih terorganisir, kebugaran pemain lebih merata, dan taktik lebih matang. Selain itu, turnamen Piala Dunia modern hanya memungkinkan maksimal tujuh pertandingan bagi tim yang melaju hingga final. Artinya, seorang pemain harus mencetak setidaknya dua gol per pertandingan secara konsisten untuk menyamai rekor Fontaine.
Era 1958 juga dikenal dengan gaya permainan yang lebih terbuka dan ofensif. Skor tinggi lebih sering terjadi. Tim-tim Eropa dan Amerika Selatan mendominasi, namun kesenjangan kualitas antar tim lebih lebar dibanding sekarang, sehingga pemain bintang bisa dengan mudah mencetak banyak gol melawan tim yang lebih lemah.
Pesaing Terdekat dalam Sejarah
Dalam sejarah Piala Dunia modern, beberapa pemain nyaris mendekati rekor Fontaine. Gerd Muller mencetak 10 gol untuk Jerman Barat pada 1970. Kemudian pada 2002, Ronaldo Brasil mencetak 8 gol dan membawa timnya juara. Yang paling mendekati adalah Harry Kane dengan 6 gol pada 2018, dan Kylian Mbappe dengan 8 gol pada 2022. Namun semuanya masih jauh dari 13 gol.
Mbappe disebut-sebut sebagai pemain yang paling berpotensi memecahkan rekor ini. Usianya yang masih muda dan kemampuan mencetak gol di turnamen besar membuatnya kandidat kuat. Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bisa menjadi panggung bagi pemain generasi baru untuk mencoba mendekati rekor legendaris Fontaine.
Format Baru Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 akan menggunakan format baru dengan 48 tim dan total 104 pertandingan. Tim yang melaju hingga final akan bermain delapan pertandingan, satu lebih banyak dari edisi sebelumnya. Ini memberi peluang lebih besar bagi pemain bintang untuk menambah jumlah gol mereka. Dengan format baru, bukan tidak mungkin rekor 68 tahun itu akhirnya jatuh.
Siapa pun yang berhasil memecahkan rekor Just Fontaine akan mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia. Namun hingga saat ini, rekor 13 gol dalam satu turnamen masih menjadi milik legenda Prancis yang telah berpulang pada 2023 lalu.