Bank Dunia Ungkap Penurunan Pekerja Kelas Menengah di Indonesia
Bank Dunia merilis laporan terbaru yang mengungkapkan data mencengangkan tentang pasar kerja di Indonesia. Jumlah pekerja kelas menengah di Tanah Air mengalami penurunan tajam dalam beberapa tahun terakhir. Temuan ini menjadi perhatian serius berbagai pihak terkait masa depan perekonomian nasional.
Temuan tersebut dibahas dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi Juni 2026. Laporan ini menunjukkan bahwa lapangan kerja baru yang tersedia di Indonesia tidak selalu menghasilkan pendapatan yang layak bagi pekerjanya.
Hampir setengah dari lapangan kerja baru yang tercipta justru terserap ke dalam sektor-sektor dengan produktivitas rendah. Hal ini berarti banyak pekerja baru yang meskipun sudah bekerja, penghasilannya masih di bawah standar kelas menengah yang layak.
Faktor-faktor yang menyebabkan penurunan ini antara lain minimnya investasi di sektor manufaktur bernilai tambah tinggi. Selain itu, transformasi digital yang berjalan lambat juga membuat banyak pekerja tidak bisa beradaptasi dengan tuntutan pasar kerja modern.
Bank Dunia menyarankan pemerintah Indonesia untuk mempercepat program reformasi struktural. Diperlukan peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi agar tenaga kerja Indonesia bisa bersaing di sektor-sektor bergaji tinggi. Tanpa langkah konkret, jurang ketimpangan ekonomi bisa semakin melebar.